GONDOKUSUMAN: Busana Khas Kabupaten Magetan

img-20170130-wa0000A. Asal-Usul Busana Gondokusuman

Busana Gondokusuman merupakan busana khas Kabupaten Magetan yang sudah diresmikan dalam Peraturan Bupati Magetan Nomor 44 Tahun 2013, Tentang Busana Khas Magetan. Nama Gondokusuman sendiri diambil dari nama Bupati Magetan yang pertama yaitu Raden Tumenggung Yosonegoro. Busana ini biasanya digunakan dalam acara hari jadi Kabupaten Magetan, Andum Berkah Bolu Rahayu dan Labuhan Larung Sesaji di Telaga Sarangan oleh Pejabat Kabupaten Magetan, jajaran SKPD dan Forkopimda. Seluruh Lapisan masyarakat Magetan ataupun masyarakat luar daerah Magetan bisa membeli kain batik gondokusuman ini di industri batik Mukti Rahayu yang bertempat di desa Sidomukti tepatnya di dukuh Papringan.

B. Warna, Model dan Makna Busana Gondokusuman

B.1. Warna, Model dan Makna Busana Gondokusuman Putra :

1). Blangkon:

  • Warna dasar hitam bercorak batik pring sedapur,
  • Model blangkon Surakarta;
  • Maknanya adalah terikat kuat dalam fikiran untuk senantiasa ingat pada Tuhan Yang  Maha Kuasa agar selalu diberikan kekuatan untuk “Memayu Rahayuning Bawono”    

2). Baju/ beskap:

  • Warna coklat tua, bergaris hitam dengan motif lurik pring sedapur;
  • Model beskap landung, berkancing besar lima buah, krah/penutup leher basofian   dengan tangkupan lancip menyilang di depan mestak;
  • Maknanya adalah:
    1. Secara geografis Kabupaten Magetan berada di wilayah Propinsi Jawa Timur,   namun adat budayanya masih kental bernuansa Mataraman; 
    2. Kancing baju besar berjumlah lima buah mengandung arti berjiwa Pancasila   dalam   kehidupan sehari-harinya.

3). Sabuk:

  • Warna hitam, bahan berasal dari kulit hewan;
  • Model othok;
  • Maknanya adalah: mampu mengendalikan diri dari pengaruh-pengaruh negatif     untuk menuju Kabupaten Magetan ” Ayem Tentrem Gemah Ripah Loh Jinawi Karto Toto Tur Raharjo”

4). Celana

  • Warna hitam;
  • Model celana panjang;
  • Maknanya adalah menggambarkan kekuatan alam yang memberi kehidupan.

5). Jarik 

  • Warna coklat tua motif pring sedapur,
  • Model nyabuk wala;
  • Maknanya adalah :
    1.  Jarit/jarik dari kata aja-serik (Bahasa Jawa) artinya jangan iri, dengki dan dendam serta sakit hati;
    2. Sabuk wala (sengkedan/terasiring) artinya menjaga adat budaya ketimuran  tidak terkikis oleh pengaruh kemajuan jaman atau globalisasi;
    3. Pring sedapur lambang kerukunan dan rasa kekeluargaan.

6). Sandal

  • Warna hitam, bahan berasal dari kulit hewan;
  • Model terompah (seperti sandal jepit);
  • Maknanya adalah melindungi langkah ke depan dari onak dan duri.

7). Aksesoris / kelengkapan:

  • Jam rantai;
  • Kelengkapan lainnya (menyesuaikan).

B.2. Warna, Model dan Makna Busana Gondokusuman Putri:

1). Baju/kebaya:

  • Warna coklat tua, bergaris hitam dengan motif lurik pring sedapur;
  • Model kartinian 
  • Maknanya adalah:
    1. Tebalnya rasa kebersamaan dan kekeluargaan
    2. Model kartinian pancaran aura keibuan.

2). Nyamping/jarit/jarik:

  • Warna dasar hitam dengan bermotif pring sedapur warna coklat;
  • Bentuk nyamping wiru nasional;
  • Maknanya adalah:
    1. Jarit/jarik berasal dari kata “aja serik” (Bahasa Jawa), artinya dalam hidup       bermasyarakat jangan mudah iri hati atau dendam kepada siapapun
    2. Nyamping wiru berasal dari kata “diwiwiri dimen ora keliru” (Bahasa Jawa), artinya segala tindakan dan keputusan harus dipertimbangkan agar tidak salah  langkah.

3). Sandal:

  • Warna hitam, bahan berasal dari kulit hewan;
  • Model selempang depan dengan hak setinggi 5 cm s/d 7 cm;
  • Maknanya adalah melindungi setiap langkah ke depan dari onak dan duri;

4). Sanggul:

  • Warna hitam dipadu dengan rangkaian melati dan susuk;
  • Model sanggul nasional (bisa menyesuaikan);
  • Maknanya adalah:
    1. Rambut lambang mahkota keindahan;
    2. Susuk melati lambang kesucian hati;
    3. Sanggul melambangkan kesabaran, ketekunan dan keanggunan seorang ibu.

5). Selendang 

  • Warna perpaduan coklat hitam atau hitam coklat;
  • Model menyesuaikan;
  • Maknanya adalah lambaian kasih sayang yang tulus.

6). Aksesori / kelengkapan

  • Tas / dompet;
  • Bros;
  • Kelengkapan lainnya (menyesuaikan). 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s