Arca Dewi Sri Sarangan

Terdiri tiga buah arca yang ditempatkan berjajar menghadap ke tenggara dan disatukan dengan spesi semen pada sebuah struktur  bata berukuran panjang      265 cm, lebar 100 cm dan tinggi 170 cm dari permukaan tanah.

  • Arca pertama berada disebelah kanan arca utama. Arca ini menggambarkan seorang wanita rambut disangguldan menggenakan perhiasan tiara, berwajah santa (ramah), mengenakan kundala (anting), hara (kalung) rangkap dua, keyura (kelat bahu), kankana (gelang), tangan kiri mengempit kalasa (wadah air, jambangan) yang merupakan jaladwara, tangan kanan dalam sikap kataka-hasta atau simha karana, mengenakan katibandha (ikat pinggang wanita), kaki dalam posisi bersimpuh dan mengenakan kain.
  • Arca kedua merupakan arca utama dan diperkirakan sebagai arca Dewi Saraswati. Menggambarkan seorang wanita bersandar pada  stella, berwajah santa (ramah), mengenakan makuta, sirascakra (lingkaran kedewataan di belakang kepala), kundala ( anting), hara (kalung) rangkap dua, bertangan empat, dua tangan depan menggenggam payudara yang merupakan jaladwara, tangan kanan di belakang memegang aksamala (tasbih), tangan kiri belakang memegang padma, mengenakan keyura (kelat bahu), kankana (gelang), katibandha (ikat pinggang wanita), kaki dalam posisi berdiri dan mengenakan kain. Di kanan kiri arca ini terdapat hiasan naga dalam posisi berdiri.

Arca ketiga berada disebelah kanan arca utama. Arca ini menggambarkan seorang wanita rambut disangguldan menggenakan perhiasan tiara, berwajah santa (ramah), mengenakan kundala (anting), hara (kalung) rangkap dua, keyura (kelat bahu), kankana (gelang), kedua tangan memegang kalasa (wadah air, jambangan) yang merupakan jaladwara didepan perut, tangan kanan dalam sikap kataka-hasta atau simha karana, mengenakan katibandha (ikat pinggang wanita), kaki dalam posisi bersimpuh dan mengenakan kain.